MimbarJurnalis.com, DEPOK – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) agar tidak hanya berorientasi pada pelatihan dan sertifikat, tetapi mampu memberikan perubahan nyata terhadap kualitas kerja dan kinerja organisasi.
Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemendikdasmen, Herdiana, mengatakan pengembangan kompetensi ASN harus menjadi investasi strategis bagi organisasi. Keberhasilan pelatihan dinilai dari kemampuan pegawai menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pekerjaan.
Kemendikdasmen menggelar sejumlah pelatihan, termasuk Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Disiplin Pegawai, dan Kearsipan Tingkat Dasar. Ketiga pelatihan tersebut bertujuan memperkuat profesionalisme, integritas, kesiapsiagaan, serta kemampuan ASN dalam menjalankan tugas.
Herdiana menegaskan bahwa kompetensi yang diperoleh peserta tidak boleh berhenti di ruang pelatihan. ASN diharapkan mampu menerapkan pengetahuan tersebut di unit kerja untuk menciptakan perbaikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak 132 peserta mengikuti rangkaian pelatihan tersebut. Kemendikdasmen berharap pengembangan kompetensi dapat menjadi budaya kerja yang menghasilkan ASN profesional, disiplin, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan.
Melalui peningkatan kualitas SDM, Kemendikdasmen optimistis dapat memperkuat kinerja organisasi dalam mendukung layanan pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Riky












