MimbarJurnalis.com, JAKARTA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta maaf jika hadiah OSN 2026 belum sesuai harapan para siswa. Ia menegaskan pemerintah tetap menghargai kerja keras siswa yang berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Mu’ti menjelaskan, berkurangnya nominal hadiah OSN 2026 terjadi karena adanya pengurangan anggaran Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai penyelenggara kompetisi.
Meski demikian, pemerintah tengah mencari skema untuk menambah anggaran Puspresnas sehingga nominal hadiah OSN dapat ditingkatkan.
Mu’ti juga menegaskan penghargaan bagi siswa berprestasi tidak hanya diberikan dalam bentuk uang. Para juara OSN juga mendapat prioritas untuk memperoleh beasiswa LPDP, yang dinilai memiliki manfaat lebih besar untuk pendidikan mereka.
Sebelumnya, hadiah OSN jenjang SD dan SMP sederajat 2026 menjadi sorotan warganet. Peraih medali emas mendapat hadiah Rp3 juta, perak Rp2 juta, dan perunggu Rp1 juta.
Nominal tersebut menuai banyak komentar karena dinilai lebih kecil dibandingkan hadiah OSN tahun sebelumnya. Sejumlah warganet meminta pemerintah meningkatkan apresiasi terhadap siswa yang telah berjuang mengikuti kompetisi tersebut.
Mu’ti mengatakan keterbatasan anggaran bukan berarti pemerintah tidak mendukung prestasi siswa. Pemerintah tetap berupaya memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
Riky






