Mimbarjurnalis.com, BATAM – Pembuatan keripik buah kini semakin diminati masyarakat karena mampu mengolah buah segar menjadi camilan yang tahan lama, lezat, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain menjadi alternatif makanan ringan yang lebih sehat, produk ini juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM maupun masyarakat yang ingin memulai bisnis dari rumah.
Berbagai jenis buah seperti apel, nangka, pisang, salak, nanas, mangga, hingga buah naga dapat diolah menjadi keripik dengan cita rasa khas. Tingginya minat konsumen terhadap camilan sehat membuat permintaan keripik buah terus meningkat, baik di pasar lokal maupun nasional.
Proses pembuatan keripik buah diawali dengan memilih buah yang matang dan berkualitas. Setelah dicuci bersih, buah dikupas, dipotong dengan ukuran yang seragam, kemudian direndam menggunakan larutan tertentu sesuai jenis buah untuk menjaga warna dan teksturnya. Tahapan ini penting agar hasil akhir memiliki kualitas yang baik.
Selanjutnya, irisan buah dikeringkan atau digoreng menggunakan teknologi vacuum frying (penggorengan bertekanan rendah). Metode ini banyak digunakan karena mampu mempertahankan warna alami, rasa, aroma, serta kandungan nutrisi buah dibandingkan dengan penggorengan biasa. Hasilnya adalah keripik yang renyah, tidak mudah gosong, dan memiliki kadar minyak yang lebih rendah.
Setelah proses penggorengan selesai, keripik ditiriskan hingga kandungan minyak berkurang. Produk kemudian didinginkan sebelum dikemas menggunakan kemasan kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga. Kemasan yang menarik serta mencantumkan informasi produk juga menjadi nilai tambah untuk meningkatkan daya saing di pasar.
Pelaku UMKM menilai usaha keripik buah memiliki prospek yang cerah karena bahan bakunya mudah diperoleh di berbagai daerah. Selain itu, produk ini dapat dipasarkan melalui toko oleh-oleh, swalayan, marketplace, hingga media sosial sehingga jangkauan konsumennya semakin luas.
Para ahli juga mengingatkan bahwa kualitas produk harus menjadi prioritas. Penggunaan buah segar, proses produksi yang higienis, serta izin usaha seperti PIRT atau sertifikasi halal akan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran.
Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, keripik buah diperkirakan akan terus menjadi salah satu produk unggulan industri pangan. Inovasi rasa, kemasan modern, dan strategi pemasaran digital menjadi kunci agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Ufaaa






