MimbarJurnalis.com, HANOI – Media Vietnam, The Thao247, blak-blakan mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap kekuatan Timnas Indonesia di ajang ASEAN Championship 2026. Meski The Golden Star Warriors dijadwalkan bertanding melawan Singapura di Stadion My Dinh, Hanoi, fokus media setempat justru sudah tertuju pada ancaman mematikan dari lini serang skuad Garuda.
Vietnam menilai laga kontra Singapura pada Jumat (27/7/2026) harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelatih Kim Sang-sik untuk membenahi celah pertahanan sebelum menghadapi laga krusial melawan Timnas Indonesia.
“Pelatih Kim Sang-sik perlu menggunakan pertandingan melawan Singapura untuk menstabilkan struktur tim, meningkatkan dukungan antar lini, dan membantu tim nasional Vietnam lebih siap menghadapi pertandingan yang berpotensi menentukan melawan Indonesia untuk memperebutkan posisi puncak grup,” tulis laporan The Thao247.
Lini Serang Garuda Dinilai Jauh Lebih Bervariasi
Secara terbuka, The Thao247 mengakui bahwa variasi serangan tim asuhan John Herdman jauh lebih mengerikan dibandingkan Singapura. Beberapa nama kunci Timnas Indonesia menjadi sorotan utama yang berpotensi meluluhlantakkan lini belakang Vietnam.
Kecepatan dan kemampuan individu dari Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, serta Saddil Ramdani dinilai mampu menciptakan terobosan mematikan. Ditambah lagi dengan keberadaan gelandang Persib Bandung, Thom Haye, yang bertindak sebagai motor serangan.
“Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani memiliki kecepatan dan kemampuan untuk menciptakan terobosan, sementara Thom Haye unggul dalam menciptakan peluang mencetak gol dengan umpannya,” ungkap media tersebut.
Ancaman “Monster” 1,96 Meter
Tak berhenti di situ, sorotan tajam juga tertuju pada sosok bomber naturalisasi anyar, Mitchell Baker. Pemain bertinggi badan 1,96 meter keturunan Indonesia-Australia ini diprediksi akan menjadi ancaman udara yang sangat nyata bagi pertahanan Kim Sang-sik, terlebih ia sudah membuktikan ketajamannya saat mencetak gol di laga uji coba melawan Bali United.
Kepanikan media Vietnam ini bukan tanpa alasan. Pertahanan Vietnam saat ini dinilai masih rapuh, terutama di sektor sayap, penjagaan dalam kotak penalti, serta koordinasi lini tengah yang belum solid. Di sisi lain, Timnas Indonesia dikenal sangat eksplosif dalam memanfaatkan lebar lapangan.
Pertemuan sengit antara Timnas Indonesia vs Vietnam sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari, Bogor. Laga ini diprediksi menjadi penentu siapa yang berhak mengamankan posisi puncak Klasemen Grup A ASEAN Championship 2026.
-Arif Adha Saputra






