MimbarJurnalis.com, SOLO — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Philip Nathan Taula di kediamannya di Sumber, Solo, Kamis (10/9/2026) sore.
Pertemuan tersebut membahas peluang memperluas kerja sama antara Indonesia dan Selandia Baru. Sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari pertanian, energi baru terbarukan hingga pendidikan.
Philip mengatakan kunjungannya menjadi kesempatan untuk membahas perkembangan hubungan dan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Selandia Baru.
“Saya dari New Zealand sedang dapat kesempatan bicara dengan Bapak Jokowi mengenai kerja sama antara Indonesia dan New Zealand dan pengalaman saya sampai sekarang sebagai Dubes mewakili pemerintah New Zealand,” kata Philip usai pertemuan.
Menurut Philip, kerja sama kedua negara ke depan dapat diselaraskan dengan sejumlah prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa bidang yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan antara lain pertanian, pendidikan dan energi terbarukan.
“Khususnya bidang-bidang seperti itu,” ujarnya.
Jokowi Disebut Melihat Potensi Kerja Sama
Philip mengungkapkan bahwa Jokowi sebelumnya pernah berkunjung ke Selandia Baru. Dari kunjungan tersebut, Jokowi disebut melihat adanya potensi besar untuk memperluas hubungan kedua negara.
“Dari pengalaman Bapak Jokowi yang pernah berkunjung ke New Zealand, beliau bilang bahwa melihat banyak potensi untuk meluaskan kerja sama antara New Zealand dan Indonesia,” kata Philip.
Pertemuan dengan Jokowi dilakukan setelah Philip sebelumnya mengunjungi Pemerintah Kota Solo pada Kamis siang.
Kedatangan Dubes Selandia Baru tersebut disambut Wali Kota Solo Respati Ardi di kantor Pemerintah Kota Solo.
Solo Jajaki Kerja Sama dengan Selandia Baru
Respati mengatakan Pemerintah Kota Solo juga tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Selandia Baru, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan.
Salah satu peluang yang dibahas adalah pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Selandia Baru. Menurut Respati, sektor agrikultur menjadi salah satu bidang yang memiliki peluang cukup besar.
“Dan tadi fokusnya adalah saya ingin mengirimkan tenaga kerja ke sana. Di sana ada peluang bagus sekali banyak di bidang agrikultur,” kata Respati.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada tenaga kerja Indonesia selama bekerja di Selandia Baru sebelum kembali ke Tanah Air.
Respati berharap pengalaman
Riky






