UMRAH dan KUYPJ Malaysia Bangun Jaringan Pendidikan, Perkuat Hubungan Indonesia-Malaysia

Mimbarjurnalis.com, JOHOR BAHRU — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Kolej Universiti Yayasan Pelajaran Johor (KUYPJ) Malaysia memperkuat jaringan pendidikan tinggi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Kerja sama tersebut dilakukan dalam agenda “KUYPJ NusaSynergy 2026: Majlis Pemeteraian Memorandum Persefahaman dan Jaringan Strategik Malaysia–Indonesia” yang berlangsung di Aula Besar KUYPJ, Johor Bahru, Jumat (2/10/2026).

NusaSynergy 2026 menjadi wadah untuk membangun jaringan strategis Malaysia-Indonesia dalam bidang pendidikan tinggi, mobilitas mahasiswa dan dosen, penelitian, inovasi serta sinergi dengan dunia industri.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UMRAH, Dr. Suryadi, menyampaikan bahwa kemitraan tersebut memiliki nilai strategis bagi penguatan internasionalisasi UMRAH.

Menurutnya, kolaborasi dengan KUYPJ bukan hanya membuka peluang kerja sama akademik, tetapi juga memperkuat hubungan Indonesia-Malaysia melalui pendidikan yang memiliki keterkaitan dengan kebudayaan Melayu dan kemaritiman.

“Kerja sama ini juga semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia, khususnya dalam memajukan pendidikan berbasis kebudayaan Melayu dan maritim,” ujar Suryadi.

Sementara itu, Rektor KUYPJ, Prof. Ts. Datuk Dr. Othman bin Ibrahim, FCILT, menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar penandatanganan dokumen.

Kemitraan tersebut, kata dia, menjadi langkah nyata dalam memperluas ekosistem pendidikan tinggi yang melintasi batas negara.

Melalui kolaborasi tersebut, KUYPJ berkomitmen membangun lulusan yang kompeten, berdaya saing dan mampu menjawab kebutuhan serta tantangan industri.

Delegasi UMRAH yang turut hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Suryadi, S.SP., M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama; Tengku Said Razai, S.Pi., MP., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan; H. Huzrin Hood, SH, MH, M.Pd.I., selaku Anggota Dewan Pertimbangan UMRAH; serta Dr. Hos Ari Rhamadhan Sibarani, SH, MH., selaku Dosen Luar Biasa UMRAH.

Rangkaian kegiatan diawali prosesi penyambutan adat dan persembahan seni. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman, pertukaran cenderamata, forum akademik dan peninjauan fasilitas kampus.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Kepulauan Riau, UMRAH terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan berbasis kemaritiman.

Kerja sama dengan KUYPJ menjadi bagian dari langkah tersebut sekaligus memperluas jejaring UMRAH di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *