MimbarJurnalis.com, BATAM – Mobilitas masyarakat melalui Kota Batam masih tergolong tinggi. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat sebanyak 527.764 perlintasan orang sepanjang September 2026, mencakup kedatangan dan keberangkatan warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA).
Di tengah tingginya aktivitas keluar-masuk wilayah perbatasan tersebut, Imigrasi Batam juga memperkuat pengawasan. Sepanjang September 2026, petugas mencatat 1.009 penundaan keberangkatan terhadap penumpang yang diduga akan bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural.
Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas perjalanan internasional melalui Batam sekaligus tantangan yang dihadapi petugas dalam menjalankan fungsi pelayanan dan pengawasan keimigrasian.
Pelabuhan Batam Centre Jadi Titik Perlintasan Tersibuk
Berdasarkan catatan Imigrasi Batam, Ferry Terminal Batam Centre menjadi titik pemeriksaan dengan jumlah perlintasan tertinggi selama September 2026, yakni mencapai 283.225 orang.
Pelabuhan Citra Tri Tunas menempati posisi berikutnya dengan 144.549 perlintasan. Sementara itu, Pelabuhan Sekupang mencatat 34.317 perlintasan dan Pelabuhan Bengkong sebanyak 20.880 perlintasan.
Adapun Bandara Internasional Hang Nadim mencatat 16.218 perlintasan orang selama periode yang sama.
Tingginya angka di sejumlah pelabuhan internasional tersebut memperlihatkan peran strategis Batam sebagai salah satu pintu mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dengan negara tetangga.
Imigrasi Batam Tunda 1.009 Keberangkatan PMI Nonprosedural
Selain mencatat tingginya perlintasan, Imigrasi Batam meningkatkan pengawasan terhadap penumpang yang terindikasi hendak bekerja di luar negeri melalui jalur nonprosedural.
Sepanjang September 2026, petugas melakukan 1.009 penundaan keberangkatan terhadap penumpang yang diduga akan menjadi PMI nonprosedural.
Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan keimigrasian untuk mencegah keberangkatan calon pekerja migran melalui jalur yang tidak sesuai ketentuan.
Pengawasan tersebut juga menjadi perhatian penting mengingat posisi Batam sebagai wilayah perbatasan dengan akses transportasi internasional yang ramai.
Hampir 6.000 Paspor Diterbitkan Selama September
Pada sektor pelayanan dokumen perjalanan, Imigrasi Batam menerbitkan sebanyak 5.958 paspor selama September 2026.
Jumlah tersebut terdiri atas 2.429 paspor baru dan 3.529 paspor penggantian.
Sementara itu, pada layanan izin tinggal, Imigrasi Batam mencatat 35.439 penerbitan izin tinggal serta 160 layanan alih status.
Angka tersebut menggambarkan beragamnya kebutuhan layanan keimigrasian di Batam, mulai dari penerbitan dokumen perjalanan bagi masyarakat Indonesia hingga pelayanan izin tinggal bagi warga negara asing.
Imigrasi Jaga Keseimbangan Pelayanan dan Pengawasan
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat melalui Batam menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan keimigrasian harus berjalan optimal, sementara pelayanan dokumen perjalanan dan izin tinggal tetap diberikan sesuai ketentuan.
“Data kinerja September menunjukkan tingginya mobilitas perlintasan di wilayah Batam. Di tengah aktivitas tersebut, kami terus memastikan pemeriksaan keimigrasian berjalan optimal, pelayanan dokumen perjalanan dan izin tinggal tetap diberikan sesuai ketentuan, serta aspek pengawasan dan penindakan keimigrasian tetap diperkuat, sejalan dengan Perintah Harian Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko,” ujarnya.
Ke depan, Imigrasi Batam berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan, pengawasan, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.
Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan fungsi keimigrasian di wilayah perbatasan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Dengan mobilitas yang mencapai lebih dari setengah juta perlintasan dalam satu bulan, Batam terus menghadapi kebutuhan untuk menyeimbangkan kelancaran perjalanan internasional dengan pengawasan keimigrasian yang optimal, sesuai semangat Imigrasi untuk Rakyat.
Tian






