Listrik Lingga Berulang Kali Padam, DPRD Desak PLN Cari Solusi Permanen

MimbarJurnalis.com, LINGGA — Pemadaman listrik yang berulang kali terjadi di Pulau Lingga sepanjang 2026 memicu kekecewaan masyarakat. Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Lingga, Yudi Saputra, mendesak agar persoalan kelistrikan di daerah itu dibawa ke tingkat pusat untuk mendapatkan solusi permanen.

Yudi menilai, gangguan pasokan listrik yang terus berulang tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Sebab, listrik merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

“Saya menilai persoalan kelistrikan di Lingga harus segera dibawa ke tingkat pusat, khususnya Komisi DPR RI yang membidangi energi dan ketenagalistrikan,” kata Yudi kepada Batamnews.

Menurutnya, pemadaman bergilir di wilayah layanan PLTD Musai menunjukkan perlunya penanganan serius dari pihak terkait. Masyarakat membutuhkan kepastian pasokan listrik agar kegiatan sehari-hari tidak terus terganggu akibat gangguan kelistrikan.

DPRD Lingga Dorong Persoalan Listrik Dibawa ke Pusat

Yudi mengatakan, pihaknya akan mendorong agar persoalan listrik di Lingga disampaikan langsung kepada DPR RI dan PT PLN (Persero). Langkah tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi penyelesaian yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, penanganan gangguan listrik tidak seharusnya hanya bersifat sementara setiap kali pemadaman terjadi. Menurutnya, diperlukan langkah konkret agar pasokan listrik di Pulau Lingga lebih andal.

“Kami akan mendorong agar persoalan listrik Lingga disampaikan langsung ke DPR RI dan PLN untuk mendapatkan solusi permanen, bukan sekadar penanganan sementara,” ujarnya.

Pemadaman Listrik Ganggu Aktivitas Masyarakat

Keluhan mengenai pemadaman listrik di Lingga sebelumnya juga disampaikan berbagai pihak, mulai dari camat, pegiat budaya, hingga masyarakat.

Berulangnya gangguan pasokan listrik tersebut kini menjadi perhatian berbagai kalangan yang mengharapkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kelistrikan di wilayah itu.

Pasokan listrik yang tidak stabil berpotensi menghambat kegiatan usaha, mengganggu pelayanan publik, serta memengaruhi kebutuhan rumah tangga, termasuk ketersediaan air bersih.

Masyarakat pun berharap PLN segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Evaluasi terhadap kondisi kelistrikan dan upaya peningkatan keandalan pasokan dinilai penting agar pemadaman tidak terus berulang.

Dorongan DPRD Lingga agar persoalan ini dibawa ke tingkat pusat diharapkan menjadi langkah untuk mendapatkan penanganan yang lebih menyeluruh. Dengan demikian, masyarakat Pulau Lingga dapat memperoleh layanan listrik yang lebih stabil dan tidak terus dibayangi gangguan pasokan.

Kaka Raditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *