Tandyo Budi Revita Resmi Jadi KSAD, Ini 3 Program Prabowo yang Siap Dipercepat TNI AD

MimbarJurnalis.com, JAKARTA – Jenderal Tandyo Budi Revita resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Menggantikan Jenderal Maruli Simanjuntak, Tandyo menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk membantu mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Tandyo menyampaikan, sejumlah program strategis Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melibatkan TNI AD. Karena itu, percepatan pelaksanaan program tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus ditangani di bawah kepemimpinannya sebagai KSAD.

“Tentunya banyak program-program strategis dari Presiden Prabowo Subianto dan Pak Wapres Gibran yang melibatkan dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat khususnya untuk operasionalisasi,” ujar Tandyo, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Tiga Program Prioritas yang Menjadi Perhatian TNI AD

Sejumlah program yang menjadi perhatian TNI AD meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, dan penguatan ketahanan pangan. Tandyo menyatakan, program-program yang telah berjalan akan dilanjutkan sekaligus didorong agar pelaksanaannya semakin optimal.

Menurut Tandyo, program ketahanan pangan dan KDKMP sudah berjalan sebelum dirinya menjabat sebagai KSAD. Oleh sebab itu, TNI AD akan meneruskan pelaksanaan program tersebut sesuai dengan tugas dan peran yang telah ditetapkan.

“Saya kira sudah ada deskripsinya. Jadi, kalau kita tugas-tugas yang tentang ketahanan pangan, tentang KDKMP kan sudah berjalan sebelum, ya kita teruskan,” kata Tandyo.

TNI AD Siap Bantu Percepat Penanganan Karhutla

Selain program pembangunan dan ketahanan pangan, Tandyo juga menegaskan kesiapan TNI AD dalam membantu pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia menilai, luasnya persebaran personel TNI AD di berbagai daerah dapat mendukung upaya penanganan kebakaran, termasuk di wilayah yang memiliki lahan gambut.

TNI AD, lanjut Tandyo, akan memaksimalkan kemampuan serta sumber daya personel yang tersedia untuk membantu petugas di lapangan mempercepat proses pemadaman.

“Untuk bisa mempercepat membantu pemadaman khususnya lahan-lahan gambut ini, akan mengerahkan semampunya TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pemadaman ini,” ujarnya.

Tandyo dan Maruli Bertukar Jabatan

Pelantikan Tandyo sebagai KSAD turut menandai pergantian posisi dengan Jenderal Maruli Simanjuntak. Maruli yang sebelumnya menjabat KSAD kini dipercaya sebagai Wakil Panglima TNI, sedangkan Tandyo yang sebelumnya menjabat Wakil Panglima TNI menggantikan Maruli sebagai KSAD.

Pengangkatan Tandyo sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dengan jabatan barunya, Tandyo menyatakan TNI AD akan melanjutkan program-program yang telah berjalan serta mendukung percepatan agenda pemerintah, termasuk ketahanan pangan, KDKMP, Sekolah Rakyat, dan penanganan karhutla.

Kaka Raditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *