Mimbarjurnalis.com, Batam, 9 Juli 2026 – Komitmen Politeknik Konstruksi POLTEVARA dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri kembali membuahkan hasil. Di tengah berlangsungnya penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026, POLTEVARA resmi menerima Sertifikat Huawei ICT Academy, sebuah pengakuan yang menandai bergabungnya kampus tersebut ke dalam jaringan akademi teknologi Huawei di Indonesia.
Pencapaian ini menjadi langkah strategis POLTEVARA dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri, sekaligus mendukung lahirnya sumber daya manusia Indonesia yang memiliki kompetensi global di bidang telekomunikasi, teknologi digital, dan infrastruktur.
Wakil Direktur POLTEVARA, Arseto P, mewakili Direktur Dr. Ir. Fandy Iood, mengatakan bahwa Huawei telah menjalin kemitraan resmi dengan POLTEVARA dalam pengembangan kurikulum berbasis industri. Sebagai salah satu pemimpin dunia di sektor teknologi informasi dan telekomunikasi, Huawei akan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran melalui kurikulum, materi ajar, serta sertifikasi yang sesuai dengan standar industri.
“Penerimaan Sertifikat Huawei ICT Academy merupakan bukti nyata bahwa POLTEVARA telah dipercaya menjadi bagian dari ekosistem pendidikan Huawei dalam mencetak talenta digital yang siap menghadapi tantangan industri,” ujarnya.
Huawei ICT Academy merupakan program kolaborasi internasional yang dirancang untuk menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan perkembangan industri teknologi. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh akses terhadap kurikulum resmi Huawei, laboratorium praktik, modul pembelajaran digital, serta pendampingan dari instruktur yang telah memiliki sertifikasi Huawei.
Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti sertifikasi internasional Huawei mulai dari jenjang Huawei Certified ICT Associate (HCIA), Huawei Certified ICT Professional (HCIP), hingga Huawei Certified ICT Expert (HCIE). Kompetensi yang dipelajari mencakup berbagai bidang strategis, seperti cloud computing, data communication (datacom), cybersecurity, artificial intelligence (AI), dan big data.
Selain memperkuat kompetensi akademik, keikutsertaan dalam Huawei ICT Academy juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti Huawei ICT Competition, sekaligus memperoleh akses ke Huawei Talent Portal, yang menghubungkan lulusan dengan berbagai peluang kerja di industri teknologi.
Arseto berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan daya saing lulusan POLTEVARA, khususnya pada bidang konstruksi telekomunikasi dan infrastruktur yang saat ini berkembang pesat seiring transformasi digital di Indonesia.
Menurutnya, pencapaian tersebut juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan pendidikan vokasi di Tanah Air.
“Dengan diterimanya Sertifikat Huawei ICT Academy ini, kami mendedikasikan POLTEVARA sebagai politeknik konstruksi swasta pertama di Indonesia yang memperoleh pengakuan tersebut. Kami ingin menghadirkan pendidikan vokasi yang tidak hanya menghasilkan lulusan siap kerja, tetapi juga memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara internasional,” kata Arseto.
Bersamaan dengan capaian tersebut, POLTEVARA masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk bergabung pada Tahun Akademik 2026 melalui tiga program studi unggulan, yaitu:
- Teknologi Konstruksi.
- Teknologi Energi Terbarukan.
- Teknologi Kecerdasan Digital.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui s.id/beasiswapgs atau menghubungi 0811-7000-8181. Informasi terbaru mengenai kegiatan dan penerimaan mahasiswa baru juga tersedia melalui Instagram @poltevaraofficial.
Mengusung semangat “Engineer Your Tomorrow!”, POLTEVARA terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri, inovasi teknologi, dan pengembangan talenta masa depan.






