Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Guru, Pembelajaran Mendalam hingga Koding dan AI Jadi Fokus

MimbarJurnalis.com, JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperluas akses pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan Pembelajaran Mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial (AI). Langkah ini dilakukan untuk membantu pendidik menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat sekaligus menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan murid.

Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) menyampaikan bahwa kehadiran AI yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari murid membuat guru perlu terus meningkatkan kompetensinya.

Pembelajaran di sekolah tidak hanya diarahkan untuk menyampaikan materi, tetapi juga mendorong murid membangun kemampuan berpikir, memecahkan masalah, serta menghubungkan pengetahuan yang dipelajari dengan kehidupan nyata.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemendikdasmen memperluas akses Pelatihan Mandiri dan Diklat Bauran Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (PMKKA). Program tersebut disosialisasikan melalui webinar yang melibatkan guru SMA, SMK, dan SLB.

Selain guru, kegiatan tersebut juga melibatkan kepala sekolah, pengawas, penanggung jawab PMKKA di berbagai unit pelaksana teknis, serta pengelola program pada dinas pendidikan tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Guru Didorong Terus Mengembangkan Kompetensi

Kemendikdasmen menilai peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan teknologi di dunia pendidikan.

Melalui pelatihan tersebut, guru diharapkan dapat memahami pendekatan Pembelajaran Mendalam sekaligus mengembangkan kemampuan dalam mengajarkan koding dan kecerdasan artifisial sesuai jenjang pendidikan.

Program pelatihan juga diarahkan agar pengembangan kompetensi tidak hanya berlangsung melalui kegiatan tatap muka. Sebelumnya, Kemendikdasmen telah menyediakan pelatihan mandiri melalui kanal Ruang GTK pada Aplikasi Rumah Pendidikan sehingga guru dapat belajar secara lebih fleksibel dari sekolah maupun rumah.

Target Pelatihan Ratusan Ribu Pendidik

Perluasan kompetensi digital guru merupakan bagian dari agenda transformasi pendidikan. Kemendikdasmen sebelumnya menargetkan sedikitnya 300.000 pendidik dan tenaga kependidikan dari 140.000 satuan pendidikan mendapatkan pelatihan terkait Pembelajaran Mendalam, koding, dan AI.

Pelatihan tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan kejuruan.

Dengan semakin luasnya akses pelatihan, Kemendikdasmen berharap guru dapat membawa pendekatan pembelajaran yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi ke dalam ruang kelas.

Perubahan tersebut juga diharapkan membantu murid tidak sekadar menggunakan teknologi, tetapi memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan memahami penggunaan teknologi secara tepat dalam proses belajar.

Riky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *