MimbarJurnalis.com, JAKARTA — Sebanyak 25.442 guru dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Orientasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Tahun 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penuntasan sertifikasi guru sekaligus meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) menyelenggarakan orientasi tersebut dengan melibatkan 38 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai penyelenggara program.
Program PPG bagi Guru Tertentu 2026 ditujukan kepada guru yang telah mengikuti proses seleksi dan ditetapkan sebagai peserta. Melalui program ini, pemerintah berupaya mempercepat pemenuhan sertifikasi pendidik bagi guru di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Jenderal GTKPG Nunuk Suryani mengapresiasi para guru yang telah lolos seleksi dan mengikuti PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2026.
Menurut Nunuk, PPG menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperkuat komitmen sebagai tenaga pendidik profesional. Kompetensi yang dikembangkan mencakup kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Libatkan 38 LPTK di Indonesia
Pelaksanaan orientasi PPG tahun ini melibatkan 38 LPTK yang menjadi penyelenggara program. Keterlibatan berbagai LPTK tersebut memungkinkan pelaksanaan pendidikan profesi guru menjangkau peserta dari berbagai daerah.
Kemendikdasmen menempatkan percepatan sertifikasi guru sebagai salah satu bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Guru yang mengikuti rangkaian PPG nantinya harus menyelesaikan tahapan yang ditetapkan dalam program.
Sebelumnya, Kemendikdasmen juga menjalankan PPG bagi Guru Tertentu dalam beberapa tahap sepanjang 2026. Pada tahap kedua, pemerintah bahkan memanggil puluhan ribu guru untuk mengikuti proses PPG sebagai bagian dari percepatan sertifikasi pendidik.
PPG Jadi Bagian dari Penguatan Profesionalisme Guru
Kemendikdasmen menyebut PPG tidak hanya berkaitan dengan sertifikasi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kompetensi guru.
Melalui program tersebut, guru diharapkan memiliki kemampuan yang lebih utuh dalam menjalankan tugas pendidikan, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam membangun hubungan sosial dan karakter sebagai pendidik.
Dengan puluhan ribu guru mengikuti PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2026, pemerintah terus mendorong penyelesaian sertifikasi pendidik sekaligus penguatan profesionalisme guru di berbagai daerah Indonesia.
Riky






