MimbarJurnalis.com, PEKANBARU – Tiga pesawat yang menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru sempat holding atau berputar di udara sebelum akhirnya mendarat pada Kamis (8/10/2026) pagi.
Ketiga penerbangan tersebut adalah Citilink QG936 rute Jakarta-Pekanbaru, Lion Air JT292 rute Jakarta-Pekanbaru, dan Malaysia Airlines MH841 rute Kuala Lumpur-Pekanbaru.
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan ketiga pesawat akhirnya dapat mendarat secara berurutan dalam rentang waktu sekitar 15 menit.
“Ketiganya akhirnya mendarat secara berurutan dalam rentang waktu sekitar 15 menit. Citilink QG936 mendarat pada pukul 08.26 WIB, disusul Lion Air JT292 pada pukul 08.33 WIB, dan Malaysia Airlines MH841 pada pukul 08.41 WIB,” kata Achmad.
Tiga Pesawat Sempat Berputar di Udara Riau
Sebelum melakukan pendaratan, ketiga pesawat tersebut sempat berputar di udara Riau sambil menunggu kondisi yang memungkinkan untuk mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru.
Kondisi jarak pandang menjadi salah satu perhatian dalam operasional penerbangan pada pagi tersebut.
Berdasarkan pemantauan pada pukul 08.44 WIB, jarak pandang atau visibility di Bandara SSK II Pekanbaru tercatat sekitar 1.000 meter.
Meski sempat terjadi antrean penerbangan di udara, kondisi tersebut tidak menghentikan aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru.
Sejumlah Penerbangan dari Pekanbaru Tetap Berangkat
Di tengah kondisi jarak pandang yang masih terbatas, sejumlah penerbangan dari Bandara SSK II Pekanbaru tetap dapat diberangkatkan.
Penerbangan IP329 rute Pekanbaru-Jakarta, QG937 rute Pekanbaru-Jakarta, IU919 rute Pekanbaru-Jakarta, dan JT279 rute Pekanbaru-Yogyakarta telah berangkat sesuai operasional bandara.
Achmad menegaskan pihak bandara terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi operasional penerbangan.
“Kondisi operasional bandara terus kami pantau dan evaluasi secara berkala, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar Achmad.
Kondisi cuaca dan jarak pandang menjadi faktor yang terus diperhatikan dalam pengaturan lalu lintas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas dalam setiap keputusan operasional.
Rom






