PWMOI Kepri: HUT ke-25 Tanjungpinang, Ekonomi Rakyat Harus Maju

Mimbarjurnalis.com, Tanjungpinang – Memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang pada Sabtu (17/10/2026), Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kepri berharap momentum ini menjadi penguatan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris PWMOI Kepri, Jarnalis, S.E., menyampaikan bahwa sebagai Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kota Tanjungpinang memiliki peran strategis dalam pemerintahan, perdagangan, jasa, pariwisata, serta pengembangan potensi sejarah dan budaya Melayu.

Menurut Jarnalis, peringatan 25 tahun sebagai kota otonom harus menjadi momentum evaluasi terhadap perjalanan pembangunan, termasuk melihat tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat yang masih perlu mendapat perhatian.

“Selamat Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang. Kami berharap Tanjungpinang semakin maju, tetapi kemajuan tersebut jangan hanya dilihat dari pembangunan fisik. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat merasakan dampaknya melalui peningkatan pendapatan, terbukanya lapangan pekerjaan, dan tumbuhnya peluang usaha,” ujar Jarnalis, S.E., Sekretaris PWMOI Kepri, Sabtu (17/10/2026).

Pertumbuhan Ekonomi dan Tantangan Daya Beli

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 tercatat sebesar 3,31 persen, melambat dibandingkan 3,78 persen pada 2024. Namun, data yang dihimpun Bappelitbang Kota Tanjungpinang menunjukkan bahwa ekonomi pada triwulan I 2026 tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi investasi, realisasi penanaman modal selama Januari hingga Juni 2026 mencapai sekitar Rp470,6 miliar, atau sekitar 70 persen dari target tahunan sebesar Rp675 miliar. Capaian ini menjadi salah satu indikator aktivitas usaha yang perlu terus didorong agar memberikan manfaat lebih luas bagi perekonomian daerah.

Meski demikian, pertumbuhan ekonomi dan investasi perlu diikuti peningkatan kesempatan kerja, penguatan usaha lokal, serta perbaikan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari warga.

“Menurut pandangan saya, pertumbuhan ekonomi harus benar-benar dirasakan masyarakat. Investasi yang masuk perlu membuka lapangan pekerjaan, UMKM harus semakin berkembang, dan peluang usaha harus semakin luas. Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi juga menjadi bagian yang merasakan dan menikmati hasilnya,” tegas Jarnalis.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga daya beli masyarakat di tengah perkembangan harga kebutuhan sehari-hari. BPS mencatat inflasi tahunan Kota Tanjungpinang pada September 2026 sebesar 3,76 persen. Kondisi ini menjadi salah satu alasan pentingnya menjaga kestabilan pasokan barang kebutuhan pokok dan kelancaran distribusi.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu terus memperkuat pengendalian inflasi, memantau ketersediaan bahan pangan, serta memastikan kebijakan ekonomi daerah memperhatikan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

UMKM, Pariwisata, dan Lapangan Kerja Perlu Diperkuat

Jarnalis menilai, sektor perdagangan, jasa, UMKM, dan pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Tanjungpinang. Potensi sejarah dan budaya Melayu juga perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang pendapatan bagi masyarakat.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memperluas dukungan terhadap pelaku UMKM, mulai dari akses pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pembiayaan sesuai ketentuan.

“Pemerintah daerah perlu terus mendorong UMKM agar berkembang, memperluas promosi wisata, dan menciptakan iklim usaha yang kondusif. Potensi sejarah dan budaya Melayu harus bisa memberikan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat. Dengan demikian, kemajuan Tanjungpinang dapat membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal,” tambahnya.

Selain itu, ia berharap investasi yang masuk tidak hanya berorientasi pada nilai penanaman modal, tetapi juga mampu menciptakan kesempatan kerja dan mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal.

Pembangunan Harus Berorientasi pada Kesejahteraan

Jarnalis menegaskan bahwa pembangunan Kota Tanjungpinang perlu berjalan seimbang antara peningkatan infrastruktur, kualitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, penataan lingkungan, dan penguatan ekonomi rakyat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, insan pers, dan seluruh elemen warga diperlukan agar program pembangunan berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata.

“Dua puluh lima tahun perjalanan sebagai kota otonom harus menjadi bahan refleksi bersama. Apa yang sudah baik perlu dilanjutkan, sementara berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat harus menjadi perhatian untuk dibenahi. Harapan kita, Tanjungpinang semakin kuat secara ekonomi dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap keterbukaan informasi publik dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat terus ditingkatkan. Dengan begitu, masyarakat dapat mengikuti perkembangan pembangunan sekaligus memberikan masukan yang konstruktif bagi kemajuan daerah.

PWMOI Kepri Berharap Tanjungpinang Semakin Sejahtera

Menutup pernyataannya, Jarnalis menyampaikan harapan agar Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan semangat membangun daerah.

“Semoga Tanjungpinang semakin maju, perekonomian masyarakat semakin kuat, lapangan pekerjaan semakin terbuka, dan kesejahteraan warga terus meningkat. Mari bersama-sama menjaga persatuan, merawat budaya Melayu, serta mendukung pembangunan Tanjungpinang yang lebih baik ke depan,” tutup Jarnalis.

PWMOI Kepri berharap peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan harus tercermin dari meningkatnya kualitas hidup, terbukanya kesempatan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Kota Tanjungpinang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *