Poltevara Siapkan SDM Energi Terbarukan, Kerja Sama Investor Singapura Didorong

Mimbarjurnalis.com, BATAM — Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara) terus membuka peluang kolaborasi dengan dunia industri untuk mendukung pengembangan energi baru terbarukan (EBT), salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan investor engineering, procurement, and construction (EPC) asal Singapura.

Kerja sama tersebut tidak hanya membahas pengembangan teknologi sel surya dan proyek energi terbarukan, tetapi juga diarahkan pada penguatan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Penjajakan tersebut dilakukan Direktur Poltevara, Dr. Ir. Fandy Iood, bersama Ketua Bidang Business Development DPP APPEKNAS, Karina Rasmita Sembiring, dan perwakilan investor, Roberta Cassandra Sembiring, di Batam, Selasa (6/10/2026).

Salah satu ruang lingkup yang dibahas adalah penyusunan kurikulum bersama dan kelas industri. Selain itu, kedua pihak juga menjajaki program magang terstruktur dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Program tersebut diarahkan untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor energi terbarukan dan lapangan kerja hijau atau green jobs.

Dari sisi kampus, Poltevara menawarkan tenaga ahli dan peneliti dari berbagai disiplin ilmu. Kampus juga siap menjadi pusat kompetensi atau center of competence untuk mendukung pengujian teknologi melalui laboratorium tersertifikasi.

Selain pengembangan sumber daya manusia, kerja sama juga mencakup pengembangan riset terapan, komersialisasi hasil penelitian, pendanaan startup EBT serta kemitraan hak paten melalui skema lisensi.

Poltevara juga menyiapkan peluang pembangunan PLTS atap kampus dengan skema zero investment scheme. Selain itu, terdapat rencana pengembangan kawasan komersial dan pusat riset bersama atau joint research center yang dilengkapi laboratorium.

Dalam tahap awal proyek, investor berpeluang membiayai studi kelayakan proyek EBT. Poltevara selanjutnya dapat berperan sebagai konsultan riset multidisiplin.

Keterlibatan DPP APPEKNAS dalam penjajakan ini diarahkan untuk menjembatani dunia pendidikan vokasi dengan pelaku usaha konstruksi dan energi.

Dengan kolaborasi tersebut, pendidikan vokasi diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan industri, sementara dunia usaha memperoleh dukungan tenaga ahli, peneliti dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan sektor energi terbarukan.

Penjajakan kerja sama Poltevara dengan investor EPC asal Singapura tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU yang ditargetkan dilakukan pada tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *