MimbarJurnalis.com, BATAM – Pemadaman listrik yang melanda Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026) tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada pelayanan air bersih. Sejumlah Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) yang dikelola PT Air Batam Hilir ikut terdampak akibat gangguan aliran listrik dari PLN Batam.
Melalui pemberitahuan kepada pelanggan, PT Air Batam Hilir menyampaikan bahwa gangguan listrik tersebut memengaruhi operasional sejumlah fasilitas pengolahan dan distribusi air minum di Batam.
Sedikitnya delapan instalasi dan fasilitas pendukung dilaporkan terdampak, yakni IPAM Sei Ladi, IPAM Harapan, Booster Ozon, IPAM Duriangkang, IPAM Muka Kuning, IPAM Nongsa, IPAM Tembesi, dan IPAM Piayu.
Gangguan operasional tersebut berpotensi membuat pelanggan di sejumlah wilayah mengalami penurunan tekanan air, aliran air mengecil, hingga air tidak mengalir untuk sementara waktu.
Kondisi ini menambah dampak pemadaman listrik yang sebelumnya mengganggu aktivitas masyarakat dan kegiatan usaha di Batam.
Pemulihan Pasokan Air Dilakukan Bertahap
PT Air Batam Hilir menyatakan terus berkoordinasi dan memantau kondisi operasional instalasi pengolahan air minum, sekaligus mengikuti perkembangan pemulihan pasokan listrik dari PLN Batam.
Normalisasi pelayanan air bersih akan dilakukan secara bertahap seiring pulihnya aliran listrik dan kembali beroperasinya instalasi pengolahan air minum yang terdampak.
Meski demikian, pelanggan di wilayah terdampak perlu mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi air selama proses pemulihan berlangsung.
PT Air Batam Hilir juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengapresiasi pengertian dan kesabaran masyarakat.
Pelanggan Diminta Mengantisipasi Gangguan Air
Dampak gangguan listrik terhadap operasional IPAM menjadi perhatian karena pasokan air bersih merupakan kebutuhan utama rumah tangga maupun kegiatan usaha.
Selama distribusi belum kembali normal, pelanggan di wilayah terdampak dapat mengantisipasi kebutuhan air untuk keperluan penting secara bijak.
Hingga proses pemulihan berlangsung, normalisasi pasokan air bergantung pada pulihnya aliran listrik serta kestabilan operasional fasilitas pengolahan dan distribusi air minum.
Pelanggan diimbau mengikuti informasi resmi PT Air Batam Hilir untuk mengetahui perkembangan pemulihan pelayanan air bersih di wilayah masing-masing.
Ton






