MimbarJurnalis.com, PEKANBARU – Dua tahun setelah Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 berakhir, puluhan atlet dan pelatih Riau masih menunggu kepastian pembayaran sisa bonus prestasi yang dijanjikan pemerintah daerah. Hingga kini, mereka mengaku baru menerima sekitar 45 persen dari total bonus yang seharusnya diterima.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan di kalangan atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Provinsi Riau di ajang olahraga nasional.
Atlet: Semangat Membela Riau Mulai Menurun
Atlet senam Riau, Puja, mengaku ketidakjelasan pembayaran bonus berdampak langsung terhadap motivasi para atlet.
Meski tetap menjalani latihan, ia mengakui semangat untuk kembali berjuang membela Riau tidak lagi sekuat sebelumnya.
“Kami tetap latihan, tetapi semangat untuk membela Riau rasanya sudah jauh berkurang,” ujar Puja, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, para atlet seharusnya dapat fokus meningkatkan prestasi, bukan terus-menerus menagih hak yang hingga kini belum diselesaikan.
Atlet Renang Minta Bonus Segera Dilunasi
Kekecewaan juga disampaikan atlet renang Riau, Vanessa Evato, yang menjadi satu-satunya wakil cabang olahraga renang Riau pada PON Aceh-Sumut 2024.
Vanessa berharap Pemerintah Provinsi Riau segera melunasi sisa bonus bagi atlet dan pelatih.
Ia menilai perjuangan para atlet yang telah berlatih keras dan berhasil mempersembahkan medali belum mendapatkan penghargaan yang layak.
Pelatih Khawatir Atlet Pindah ke Provinsi Lain
Tidak hanya atlet, para pelatih juga merasakan dampak dari tertundanya pembayaran bonus.
Pelatih Ahmad Markos menilai kondisi tersebut mengganggu pembinaan olahraga di Riau.
Menurutnya, keterlambatan pembayaran bonus membuat motivasi atlet menurun, bahkan sebagian mulai mempertimbangkan untuk menerima tawaran membela provinsi lain yang dinilai lebih memberikan kepastian terhadap kesejahteraan atlet.
“Kondisi ini sangat memukul pembinaan olahraga. Atlet kehilangan motivasi, bahkan ada yang mulai mempertimbangkan pindah ke daerah lain,” katanya.
Atlet Harap Pemprov Riau Segera Bertindak
Para atlet dan pelatih berharap Pemerintah Provinsi Riau, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, serta KONI Riau segera menyelesaikan pembayaran sisa bonus yang telah tertunda selama dua tahun.
Mereka berharap hak para atlet dapat segera dipenuhi sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan membawa nama baik Riau di ajang PON.
Selain menjaga semangat para atlet, penyelesaian bonus juga dinilai penting untuk mempertahankan prestasi olahraga Riau sekaligus mencegah potensi perpindahan atlet ke daerah lain pada ajang-ajang nasional berikutnya.
Romi











