MimbarJurnalis.com, MANCHESTER — Masa depan Michael Carrick sebagai manajer Manchester United (MU) mulai menjadi sorotan setelah Setan Merah kembali menelan kekalahan. Di tengah rentetan hasil buruk tersebut, manajemen MU dikabarkan mulai mencari calon pengganti dengan memasukkan nama Eddie Howe dan Julian Nagelsmann dalam daftar kandidat.
Kekalahan 0-2 dari Chelsea akhir pekan lalu memperpanjang catatan buruk Manchester United menjadi sembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan.
Di kompetisi Premier League, Bruno Fernandes dan kawan-kawan baru mengumpulkan tujuh poin. Perolehan tersebut membuat MU hanya unggul selisih gol dari Crystal Palace yang berada di zona degradasi.
Situasi ini membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Meski demikian, menurut laporan The Guardian, posisi sang manajer masih relatif aman setidaknya hingga akhir pekan ini atau sebelum jeda internasional pekan depan.
Carrick diharapkan mampu membalikkan keadaan saat Manchester United menghadapi AS Roma di Liga Champions dan Aston Villa di Premier League.
Dukungan suporter terhadap Carrick juga masih terlihat. Hal itu tercermin dari reaksi positif para pendukung MU di tribune tamu Stamford Bridge setelah kekalahan dari Chelsea.
MU Diam-Diam Dekati Eddie Howe
Di balik dukungan tersebut, manajemen Manchester United dikabarkan mulai bergerak mencari alternatif apabila performa tim tidak kunjung membaik.
The Guardian melaporkan bahwa MU telah menghubungi Eddie Howe sebagai salah satu calon pengganti Carrick.
Howe saat ini disebut sedang tidak menangani klub setelah meninggalkan Newcastle United pada musim panas lalu. Namun, Manchester United tetap harus menyiapkan kompensasi sebesar 3 juta pound sterling kepada Newcastle apabila ingin merekrut pelatih berusia 48 tahun tersebut.
Nama Howe menjadi kandidat favorit direktur olahraga MU, Jason Wilcox. Ia juga dikabarkan terbuka terhadap tawaran tersebut, meskipun kesepakatan masih bergantung pada hasil negosiasi.
Julian Nagelsmann Jadi Alternatif
Selain Howe, Manchester United juga memiliki kandidat lain, yakni pelatih asal Jerman, Julian Nagelsmann.
Direktur perekrutan MU, Christopher Vivell, disebut lebih menyukai Nagelsmann sebagai opsi pengganti Carrick.
Vivell dan Nagelsmann diketahui pernah bekerja sama ketika berada di RB Leipzig. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa nama sang pelatih masuk dalam pertimbangan internal klub.
Dengan dua nama tersebut dalam radar manajemen, masa depan Carrick kini bergantung pada kemampuannya membawa Manchester United keluar dari tren negatif.
Dua pertandingan berikutnya pun berpotensi menjadi momen penting bagi Carrick untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak memimpin Setan Merah.
kaka






