Mimbarjurnalis.com, Indragiri Hilir – Semangat kebangkitan seni dan budaya kembali bergema di Kecamatan Kateman. Setelah melalui proses yang cukup panjang, Dewan Kesenian Kecamatan (DKK) Kateman akhirnya resmi membentuk kepengurusan periode 2026–2029 dalam rapat yang digelar di Aula Kantor Camat Kateman, Sabtu siang (6/6/2026). Momentum ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan dunia kesenian di wilayah pesisir Indragiri Hilir yang selama ini dikenal kaya akan tradisi, kreativitas, dan keberagaman budaya.
Rapat tersebut dihadiri Camat Kateman Akapriadi, SH, Ketua LAMR Kecamatan Kateman terpilih Datuk Zainudin Dahlan, para ketua paguyuban, pimpinan Ormas dan OKP, perwakilan sekolah, organisasi kemahasiswaan, serta para pegiat seni dari berbagai disiplin yang selama ini aktif menghidupkan ruang-ruang budaya di tengah masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan besarnya harapan agar DKK mampu menjadi wadah pemersatu sekaligus penggerak lahirnya karya-karya kreatif yang berakar pada nilai budaya Melayu namun tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ketua DKK Kateman, Hendradessa Kurniawan, yang akrab disapa Dessa, mengungkapkan bahwa secara prinsip pembentukan kepengurusan sebenarnya telah dilakukan pada akhir tahun 2025. Saat itu dirinya dipercaya secara aklamasi untuk memimpin organisasi tersebut. Namun karena sejumlah kendala teknis dan proses penyempurnaan organisasi, kepengurusan baru dapat dirampungkan dan disahkan pada tahun ini.
Menurut Dessa, DKK hadir bukan sekadar sebagai organisasi formal, melainkan sebagai rumah besar bagi seluruh insan seni yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan budaya daerah.
“Kita ingin menjadikan DKK sebagai ruang kolaborasi yang terbuka bagi semua pelaku seni. Seni bukan hanya soal pertunjukan, tetapi juga tentang menjaga identitas, merawat warisan budaya, dan membangun karakter generasi muda. Potensi yang kita miliki sangat besar dan harus dikelola bersama agar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan DKK diharapkan mampu menjembatani berbagai komunitas seni yang selama ini bergerak sendiri-sendiri sehingga dapat bersatu dalam satu visi besar untuk memajukan kesenian Kateman.
Sementara itu, Camat Kateman Akapriadi, SH menegaskan bahwa Dewan Kesenian Kecamatan merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor budaya, kreativitas, dan pembinaan generasi muda.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga jati diri budaya yang diwariskan oleh para pendahulu.
“Pemerintah Kecamatan Kateman menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan DKK. Organisasi ini memiliki peran penting dalam membina kreativitas masyarakat, menjaga nilai-nilai budaya, sekaligus menjadi wadah lahirnya berbagai kegiatan positif yang dapat mengharumkan nama daerah,” kata Akapriadi.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kekompakan para pengurusnya. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan semangat kebersamaan harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Setiap pengurus memiliki peran yang saling melengkapi. Jika komunikasi dan koordinasi berjalan baik, maka berbagai program yang direncanakan akan lebih mudah diwujudkan. Saya berharap DKK menjadi organisasi yang solid, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kateman,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut disepakati susunan pengurus inti DKK Kateman periode 2026–2029. Jabatan Sekretaris Umum dipercayakan kepada Fahrizan, M.Pd,.Gr didampingi Sri Devi, S.Pd sebagai Sekretaris I dan Sulaiman sebagai Sekretaris II. Sementara posisi Bendahara Umum dijabat Ahmad Tang, dengan Julita Susanti,SE., M. Pd sebagai Wakil Bendahara.
Selain pengurus inti, peserta rapat juga menyepakati pembentukan sejumlah komite yang akan menjadi motor penggerak berbagai bidang kesenian, yaitu Komite Teater, Komite Sastra, Komite Tari, Komite Seni Rupa, Komite Musik, Komite Seni Tradisional, serta Komite Desain Grafis dan Visual.
Pembentukan tujuh komite tersebut menjadi bukti bahwa DKK Kateman tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya tradisional, tetapi juga membuka ruang bagi perkembangan seni modern dan industri kreatif yang semakin relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam rapat tersebut, DKK Kateman diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah budaya daerah, melahirkan seniman-seniman berbakat, serta menjadikan Kateman sebagai salah satu pusat kegiatan seni dan budaya yang aktif, kreatif, dan berdaya saing di Kabupaten Indragiri Hilir.
(Sul)






